Just Talk

hanya ingin membicarakan banyak hal

hip hip horay June 26, 2008

Filed under: Uncategorized — dephira amenike @ 9:24 am
Tags:

Perjuangan selama empat tahun ternyata tidak sia-sia. Kemaren tanggal 25 Agustus 2008

( bertepatan dengan hari ulang tahun papi saya ), uni mempersembahkan hadiah yang tak ternilai harganya. Sebuah kelulusan. Lulus dari fakultas psikologi UI dan menyandang S.Psi. ( keren sekali…. )

Saya bangga padanya. Bangga atas prestasi yang ia raih dan bangga karena ia benar-benar menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Delapan semester dengan nilai memuaskan.

Waktu saya datang ke lokasi. Matanya sembab. Saya pikir saking kecewanya lantaran saya telat datang

( ketemu pak Ari dulu, dan harus memimpin rapat Danus FUKI juga ) hingga menangis.

Saya meminta maaf dengan perasaan sangat bersalah. Dia sempat tersenyum dan mulai panik. ternyata bukan saya penyebabnya. Ia harus mengambil berkas ke bagian akademik. Saya menemaninya. Waktu itu, dia tampak kecewa.

” redaksi kalimatnya berantakan ” katanya, ( ia sudah menyelesaikan presentasi )

” dosennya bilang, kamu paham, tapi ga bisa menuliskan dengan baik ” ujarnya lagi.

Saya hanya mengangguk dan merangkulnya. ( ga tau musti komentar apa ).

Ternyata sidang skripsi itu sangat menegangkan sodara-sodara…..

Uni yang selama ini saya lihat sangat menikmati pengerjaan skripsinya dan alhamdulillah diberi kelancaran dan kemudahan, bisa panik seperti sekarang. Hmm….sebenarnya sudah menumpuk saja. Permasalahan pelik di rumah membuyarkan konsentrasinya. Hanya saya yang tidak peka sehingga tidak menyadari bahwa telah terjadi sesuatu pada uni. Ia….menanggung beban dan membiarkan saya tidak mengetahuinya. Unikuuu……aku bukan anak kecil manja lagi. setidaknya bisa sedikit meringankan jika bersedia berbagi.

Kemudian kami berbarengan kembali ke ruang sidang. Beberapa lama menunggu, ia sibuk mengisi berkas tersebut. Saya hanya terdiam memperhatikannya

( unikuu….tetap semangat ya! ). Saya menyesal tadi pagi berangkat terburu-buru dan tidak sempat meluangkan waktu beberapa menit untuk merangkulnya dan memberikan semangat. Hanya berkata, ” uni semangat ya!” begitu saja. Kemudian keluar kamar dan berangkat kuliah

( lagi-lagi telat masuk kelas DAA ).

Benar-benar tidak tahu harus berbuat apa untuk membantunya.

Kemudian, ia masuk lagi ke ruang sidang. Saya masih terdiam. Duduk bersebelahan dengan salah seorang teman uni. Berbincang-bincang singkat. Ternyata ia menunggui temannya yang hari ini berbarengan sidang dengan uni. Mereka membawa boneka dan kue sebagai ucapan selamat. sekali lagi saya merasa bersalah, tidak membawa apa-apa. Ini hari penting bagi uni dan saya tidak menyiapkan apa-apa untuknya, bahkan datang terlambat. Huf!saya kecewa pada diri sendiri…………………………….

Kemudian, dosen penguji keluar ruangan. Dari dalam saya mendengar ia menanyakan tentang saya ( oke, saya mulai terkenal sekarang. Hihihii )

” adiknya mana? ” kata bu Miranda ( nama yang sering disebut-sebut uni tapi baru kali ini saya bertemu langsung )

Saya bangkit dari kursi dan menghampiri beliau.

Seorang dosen dengan penghormatan yang ia punya, merangkul saya seperti anaknya sendiri. Menempelkan pipi kanan dan kirinya di pipi saya sambil menyalami saya. Dengan wajah sumringah mengucapkan selamat. ( lho? Yang lulus uni bukan saya )

Hehehehe….udah berasa ikut-ikutan lulus juga.

Benar kata uni, dosen psikologi itu ramah dan menyenangkan. Saya baru kali ini diperlakukan seperti itu dan merasa sangat luar biasa. ( hehe berlebihan dikit )

Kemudian saya menengok ke dalam. Uni berusaha menahan tangisnya. Saat saya menatap matanya yang sembab, saya…..entah darimana….ada yang tergenang di pelupuk mata…..

Haru sekali………

Saya buru-buru memeluknya erat. Air matanya buncah di bahu saya. Ia berbisik,

” lulus, pink ” ( well, kayaknya musti konfirmasi dulu. Kalo di rumah saya dipanggil ipink. Sejarahnya gimana? Ntar deh kalo lagi mood )

Saya mengangguk dan menepuk pundaknya. ( well done uni! Well done….. )

Kemudian ia tertawa kecil dan berusaha menghapus air matanya. Beberapa teman yang duduk disekitar saya ikut menyalami dan mengucapkan selamat. Perbincangan renyah muncul diantara mereka……

“ kita lulus ya……udah lulus……berasa ga percaya…… “

Duuh…..saya juga ingin mendapatkan moment seperti ini. Menjadi sarjana ilmu komputer dan menangis haru ketika menerima pengumuman kelulusan.

( mimpi indah sejenak…… ).

Ga berlama-lama di ruang sidang, kami pulang. Sebenarnya pengen beli es krim, tapi stok alfamart lagi abis. Batal deh! Jadinya uni ntar mo traktir makan malam aja. ( asiiiik…. ) makan malamnya dimana? Bakso lapangan tembak. ( kekekekeke….. ).

Berikut keluhan uni pasca sidang :

  1. kepala pusing
  2. laper
  3. pengen hiburan
  4. capeee berat
  5. pengen nelpon ke rumah
  6. pengen cepet-cepet nyampe kosan
  7. ga mo ditinggal ( masa saya mo ke warnet bentar ga boleh…. )

tapi begitu ada sms dari kak leni ( about advokasi ) saya mendapatkan SIM juga. Hahahahahaha……

uniku yang lucu………

setelah wisuda, ketemu pangeran yaaaaa……..!

 

Leave a Reply