hey ya….
kadang kita selalu pelit untuk mengucapkan kata-kata ini pada orang-orang terdekat. terdengar sepele dan tidak begitu penting untuk diucapkan.
tapi, tau ga, kalo ucapan seperti itu akan mendekatkan hati kita.
ibu misalnya. kadang kita sibuk dengan kepentingan sendiri. masuk kamar dan ga muncul-muncul lagi. mereka seperti pohon yang selalu ada, jadi kita kadang tidak terlalu acuh. menganggap akan selalu begitu.
kesempatan dan waktu itu bahkan tidak akan tetap sama dan selalu ada. kenapa justru berpikir bahwa kita masih punya banyak waktu?
saya, dulu…..
ketika masih berada di rumah. melihat mami dan papi setiap hari. mendengar sapaan mereka dan duduk di meja yang sama. melihat mereka mengenakan seragam, mengecup tangan mereka sebelum pergi ke sekolah. kadang lupa untuk menyapa mereka ketika pulang sekolah. kadang lupa untuk sedikit menyiapkan sesuatu yang istimewa dan lupa untuk meraih tangan mereka dan berkata ” i love you “. menatap langsung ke mata mereka dan mendapati senyum hangat…..
saya….sungguh menyesal sekarang
tidak banyak waktu yang bisa saya habiskan untuk bersama mereka sekarang. tidak ada waktu untuk menemukan kesedihan dan kegundahan yang mungkin ada karena saya, tidak ada waktu untuk hadir ketika mereka membutuhkan dan merasakan rindu.
salah seorang dosen pernah berkata di kelas :
” coba kalo orang tua kalian yang menelpon, pasti diacuhkan. padahal mereka hanya ingin tau keadaan anaknya. apakah baik-baik saja “
saya….
mungkin pernah seperti itu. merasa, apa pentingnya si? buat apa nelpon tiap hari? saya bisa mandiri, ga perlu diurusin sana-sini. ga usah kuatir.
tapi kata-kata itu, langsung menusuk jantung saya.
rasa sedih sekaligus sesal merasuk hingga dada saya terasa sesak.
mami….papi…..maaf.
saya paham bahwa mereka hanya ingin menunjukkan rasa cinta, memastikan bahwa saya baik-baik saja. menenangkan hati mereka yang rindu.
sungguh saya menyesal pernah memperlakukan mereka seperti itu….
sangat menyesal……
I LOVE U….
really…really love u…..